Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Goresan Pena ~

Pena ini yang menemaniku Menemaniku di setiap malam menjelang tidur Ku pegang ia,  dan ku sandingkan dengan selembar kertas Ku goreskan ia di atas kertas ketika otak ini mulai meronta Ku luapkan kekacauan otak ini di atas kertas itu Ku korban kan ia demi otak kacau ini Setelah semua tersalurkan mata otak dan seluruh tubuh sedikit lebih tenang Istirahat ditemani dengan pena dan kertas yang telah saling melengkapi ini Tidur di temani kedua benda ini dan bulir-bulir air mata ~ -gitakurniati-

serpihan kecil ~

semua tentang mu yang telah ku kubur kini teringat kembali aku melihat serpihan kecil dari dirimu .. aku teringat kenangan lama dengan dirimu aku kembali memikirkan mu sungguh ku tak ingin kembali terpaku pada mu tapi nyatanya aku membutuhkan mu apakah harus aku menangis di depan mu? atau apakah harus ku kumpulkan air mata ini untuk mu? agar kau tau betapa menderita nya aku? lalu apakah aku harus berbalik arah? apakah harus aku menunggu mu? dan apakah harus aku mengejar mu? tidak berusaha untuk melupakan mu hanya berusaha untuk tidak mengingat mu ~ -gitakurniati-

melangkah ~

tiada yang kurasa tiada yang kucinta hampa terasa .. tapi aku menikmatinya satu perastu ku lepas, ku tinggalkan ku harap aku bisa mandiri tanpa mereka ~ seiring waktu berjalan, aku dapat berlari berlari menjauh dari mereka .. ku temui kehidupan yang baru ku jelajahi pengalaman baru ku nikmati yang ku rasa tetapi, sejenak aku terdiam aku menengok ke belakang, ternyata aku terlalu jauh meninggalkannya, dan kini aku ingin kembali padanya tapi tak mungkin aku berbalik aku telah bertekad untuk meninggalkannya .. dan tanpa ku sadari kehidupan ku kini secara perlahan terasa ingin membunuh ku .. kesenangan yang awalnya diberikan kini secara perlahan berubah menjadi kekecewaan .. tak mungkin untuk ku berusaha menolaknya ku hanya bisa dan harus menerima semua ini dengan senyuman dan keiklasan ... :)

Tuhan ~

untuk kesekian kalinya aku merasa lelah menjalani hidup ini .. kepenatan, kekecewaan, kesakitan, semua itu kian lama kian menyiksa .. entah bagaimana aku harus menghadapi dan menjalaninya, yg dapat kulakukan hanya mengikuti arus kehidupan ini :') tak tahan Tuhan, sungguh ku tak tahan .. ku tak sanggup Tuhan .. aku menyerah Tuhan .. begitu sayangnya kah kau padaku? hingga semua kesakitan ini tertuju padaku? terima kasih :') tapi kini ku tlah lelah Tuhan .. lelah sudah menahan kesakitan yang menyiksa ini .. kini aku lemah Tuhan kini aku lemah .. peluk aku Tuhan .. sebentar saja .. cabut nyawa ku Tuhan .. izinkan aku disamping-Mu Tuhan ..