Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Dengan mu ...

Kau tau Awalnya aku hanya sedang lemah, lemah akan kisah yang lalu Lalu aku bertemu denganmu Aku tau kau menganggap aku apa Tapi aku tak peduli, sungguh aku tak peduli Aku hanya ingin lebih tenang, aku hanya butuh kau sebagai tempatku bersandar Dan tak kusangka, kau ikuti permainanku Tapi sadarkah kau? Aku yang kini terperangkap dalam permainanku sendiri Iya, permainan kita lebih tepatnya Sulit untuk keluar Sulit untuk menghindar Tapi aku siap jika kau yang menghindar lebih dulu Kau tau bagaimana caranya? Dengan sejuta pesonamu, kau raih tanganku Dengan ribuan makna tatapanmu, kau luluhkan aku Dengan jutaan ucapanmu, kau lemahkan aku Dengan ribuan sikapmu pula kau hancurkan aku Hancurkan setiap pengharapan yang tercipta Sebegitu hancurnya aku hingga tak mengenal cinta lain, harapan lain Sebegitu mudahnya aku luluh Dan sebegitu mudahnya pula aku hancur Tak apa, aku pun mudah mengabaikannya Hanya mengabaikan kamu, kenangan bersamamu, dan pengharapan padamu itu mu...

Terkadang

Terkadang aku tak percaya ceritanya seperti ini Terkadang aku pun tak percaya pernah bersamanya Terkadang aku tak yakin semua ini terjadi Dan sampai sekarang pun aku tak percaya kau telah meninggalkanku Tapi aku bisa apa? Aku tak bisa apa-apa Aku hanya bisa terdiam dan menyesal Aku hanya ingin melupakannya Melupakan semua yang telah terjadi Walau aku tau itu tak mungkin Kini aku berjalan sendiri tanpa kau Walaupun di tengah keramaian ataupun kesunyian Aku selalu mencoba berlari Berlari menjauh darimu walau itu sungguh menyulitkan Tapi kemudian aku terjatuh, aku menangis kesakitan Tak adakah yang dapat membantuku bangkit? Di saat ku lihat dirimu, kulihat kau bersamanya Tak apa, aku tak bersedih Aku ikut tersenyum saat kau tersenyum Walau terkadang hatiku menjerit kesakitan

Sanggupkah aku melepasmu?

Siapa dia? Iya, dia yang sedang dekat denganmu? Jika ia lebih baik dan lebih indah dariku maka aku akan dengan senang hati melepasmu Jika kau lebih memilih dia, aku bisa apa? Aku hanya dapat terdiam Aku bohong jika aku bahagia melihatmu bahagia bersama orang lain Munafik jika aku berkata " jika kamu bahgia aku juga ikut bahagia " Terlebih bahagiamu bukan bersamaku Aku bilang aku akan melepasmu jika kau minta Aku bilang aku akan berlari menjauh jika kau ingin Tapi aku tak yakin aku sanggup melakukannya Ajari aku bagaimana melepasmu Ajari aku disaat aku tau kau tak menginginkanku lagi Ajari aku disaat aku mulai lelah akan sikapmu Ajari aku disaat aku tak berguna lagi untukmu Ajari aku disaat kau mulai mengacuhkanku Ajari aku disaat aku tak terlihat lagi di pandanganmu Tapi apakah aku sanggup melepasmu? Melepas kamu yang setiap hari berkata "Aku sayang kamu" Melepas kamu yang mampu membuat aku tersenyum disaat aku kesal akan sikapmu Melepas kamu y...

Pengagum rahasia

Duduk manis di pojok ruangan sambil membaca buku dan sesekali mencuri pandang ke arahnya Itu bukan merupakan hal baru untukku Bagiku sudah menjadi rutnitas memandanginya setiap ada kesempatan Di pandanganku terlihat wajah ceria yang mampu membuatku tersenyum Melihat bibirnya tersenyum ke arahku membuat aku salah tingkah Seketika di setiap halaman yang ku baca terlintas wajah dan senyumannya Oh mengapa aku? Apakah aku jatuh cinta padanya? Apakah aku menyukainya? Atau aku sekedar mengaguminya? Jika iya, apa yang membuat aku mengaguminya? Apakah senyum manis dan sapaannya? Ataukah semua tentangnya? Oh Tuhan aku menyukainya Tapi aku bisa apa? Hanya memandang dari kejauhan dan sekedar menyapanya dengan senyum kecil di bibir Oh mengapa aku tidak memiliki cukup keberanian untuk berbicara bersamanya atau sekedar memanggilnya? Aku terlalu takut teracuhkan olehnya Apakah cukup dengan memandangnya dari kejauhan, mencari tau semua tentangnya, atau menulis puisi tentangnya saja ka...