Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Kamu Hebat

Aku berpendapat kamu hebat Kamu bisa membolak-balikan hati ini Kau ubah suasana redup menjadi kecerian, lalu kau ubah lagi menjadi suatu kekecewaan Kau hebat Kau mampu membuat ku memusnahkan dia dari pikiran ku Padahal berapa lama aku mengenal mu? Hanya hitungan minggu Tapi kau bilang apa? Ini biasa saja, sebenarnya ini biasa saja Kau tau apa yg terjadi pada ku setelah kau katakan kalimat ini? Masa depan masih panjang, jangan terpaku sama gue Yah, aku menyerah, aku akan pergi Sudah ku duga akhirnya akan seperti ini (lagi) Tak apa, aku tak akan bersedih Mungkin memang hatiku yang begitu lemah sehingga dengan mudahnya luluh padamu Mungkin memang aku yang telah berharap banyak pada keadaan ini Mungkin memang jalannya aku harus kembali tersandung Aku telah meninggalkan dunia nyata yang membingungkan ini Tapi aku kembali, karena aku melihat mu, maka aku kembali Sekarang aku telah kehilangan segalanya, segala yang terlebih dahulu aku miliki sebelum melihatmu Dan pada ak...

Terbiasa tanpa mu ..

Kemarin aku memang merindukan mu, tapi sekarang aku harus benar-benar melepasmu Kamu saja telah melepas seperti ini, jadi kenapa aku harus tetap bertahan? Kita sudah sama-sama bisa untuk jalan sendiri Aku harap aku bisa terbiasa tanpa mu, tanpa kabar dari mu, tanpa segalanya dari mu Walau sebenarnya benar kata mu kalau aku tidak akan pernah bisa melupakan mu Takdir yg buat kita jadi seperti ini Takdir yg mengharuskan kita untuk saling menyakiti Takdir yg membuat kita menangis Tapi tak pernah ku sesali pernah mengenal mu, pernah menghabiskan waktu bersama mu Aku belajar bagaimana mencintai untuk yg kedua kalinya, cinta yg benar-benar cinta Mencintai kamu, yg sekarang menjauh dari ku Tak akan pernah bisa melupakan kenangan kita, terutama dirimu Semenyakit apapun pernah bersama mu mungkin butuh waktu 2-3 tahun untuk benar-benar terbiasa terbebas darimu Walau harus menangis setiap malam, harus memiliki mood buruk setiap ingat dirimu, tak apa, asal itu bisa membuat mu bahagi...

Habiskan waktu ini ~

Habiskan waktu ini bersama ku, ku mohon Seperti setahun yang lalu Temani aku habiskan waktu yg tinggal hitungan jam ini Waktu ini sungguh berharga untuk ku dan untuk kenangan kita setahun lalu Harusnya kau yang temani aku, temani habiskan waktu sempit ini Temani dengan celoteh canda tawa mu yg kurindukan itu Ingat kah kau dengan waktu yg akan datang nanti? Ingatkah? Atau kejutan sedang menanti ku? Ah hanya mimpi! Kau tau? Tidak ada yg menemani ku Aku kesepian disini, aku bersedih sendiri disini Dimana kamu dulu yg setia temani ku? Aku sendiri .. Tak tau harus dengan siapa membagi ini semua jika begini Tak ada yg mengerti, tak ada kau seperti dulu disini Tak ada kau yg bersedia menghiburku dengan cara mu Tak ada yg menasihati layaknya gaya mu menceramahi ku Aku disini mengharapkan dirimu.. Mengharapkan segala tentang dirimu Aku disini tak tau harus berbuat apa lagi Mereka semua menghilang layaknya kau menghilang Bagai debu yg terhempas badai, seketika menghilang ...

Hey lihat!

Hey lihat disini hujan! Kau lihat? Indah bukan butiran air yg terjun bebas itu Ia berkumpul membentuk suatu garis air yg di sebut hujan, mereka jatuh bersamaan Mereka pergi meninggalkan awan yg menjatuhkan nya Tanah memiliki aroma khas saat pertama kali mereka jatuh Suara yg khas mereka ciptakan saat mereka berjatuhan Suasana yg khas saat mereka singgah Aku merindukan suasana ini, telah lama hujan tak menghampiriku, dan kini ia lama disampingku Kau bahagia saat hujan turun? Dulu aku tak begitu memperdulikannya tapi kini aku begitu merindukan hujan Bukankah ada kesenangan sendiri melihat embun yg menempel di dedaunan itu? Bukankah ada kesenangan sendiri menikmati hujan sambil mengenang mu? haha Bukankah ada kesenangan sendiri saat menikmati hujan ada pesan masuk dari mu? haha Yak tapi itu hanya keinginan semata, padahal kau sedang menikmati hujan dengan cara tidur di balik selimut Hey lihat lagit yg sudah mulai menampakkan matahari! Akankah hujan ini kan reda? Dan kesenang...

Selamat tinggal ~

Sedang apa kamu sekarang? Kini aku mencoba menafsirkan potongan demi potongan rasa ku pada mu Aku mencoba memahaminya Begitu indah potongan ini, di setiap potongannya selalu ada nama mu Begitu hebatnya kamu hingga kau berhasil hadir di setiap mata ini berkedip Harusnya kau bahagia memiliki pemuja seperti aku Harusnya kau sadar memiliki pecinta hebat seperti aku Tapi kemana kau? Kau malah asik dengan kesibukan mencari pemuja dan pecinta lain, padahal disini ada aku hey! Tapi terserah, itu hak mu Aku tak berhak mengaturmu Kita sudah terlalu jauh Kita tak sedekat dulu Perlahan tapi pasti ku ucapkan selamat tinggal ..