Hey lihat!
Hey lihat disini hujan!
Kau lihat? Indah bukan butiran air yg terjun bebas itu
Ia berkumpul membentuk suatu garis air yg di sebut hujan, mereka jatuh bersamaan
Mereka pergi meninggalkan awan yg menjatuhkan nya
Tanah memiliki aroma khas saat pertama kali mereka jatuh
Suara yg khas mereka ciptakan saat mereka berjatuhan
Suasana yg khas saat mereka singgah
Aku merindukan suasana ini, telah lama hujan tak menghampiriku, dan kini ia lama disampingku
Kau bahagia saat hujan turun? Dulu aku tak begitu memperdulikannya tapi kini aku begitu merindukan hujan
Bukankah ada kesenangan sendiri melihat embun yg menempel di dedaunan itu?
Bukankah ada kesenangan sendiri menikmati hujan sambil mengenang mu? haha
Bukankah ada kesenangan sendiri saat menikmati hujan ada pesan masuk dari mu? haha
Yak tapi itu hanya keinginan semata, padahal kau sedang menikmati hujan dengan cara tidur di balik selimut
Hey lihat lagit yg sudah mulai menampakkan matahari!
Akankah hujan ini kan reda? Dan kesenangan ini akan berakhir?
Tapi semoga hujan masih berpihak padaku
Jangan terburu-buru meninggalkan ku wahai kesenangan!
Hey lihat orang-orang lebih memilih bermalas-malasan di atas kasur
Sedangkan aku? Aku lebih memilih menemanimu hujan, karna aku begitu merindukan mu, tak kan ku sia-sia kan kau yg telah bersusah payah membasahi bumi pijakan ku ini
Akan kah kau lama menemaniku hujan? Akan kah kau setia disini? Atau kau sama saja? Hanya sekejap?
Tapi tak apa, tak ada dirimu mungkin matahari yg akan menemani ku
Walau hanya sekejap ku percaya ada pengganti lain..
Kau lihat? Indah bukan butiran air yg terjun bebas itu
Ia berkumpul membentuk suatu garis air yg di sebut hujan, mereka jatuh bersamaan
Mereka pergi meninggalkan awan yg menjatuhkan nya
Tanah memiliki aroma khas saat pertama kali mereka jatuh
Suara yg khas mereka ciptakan saat mereka berjatuhan
Suasana yg khas saat mereka singgah
Aku merindukan suasana ini, telah lama hujan tak menghampiriku, dan kini ia lama disampingku
Kau bahagia saat hujan turun? Dulu aku tak begitu memperdulikannya tapi kini aku begitu merindukan hujan
Bukankah ada kesenangan sendiri melihat embun yg menempel di dedaunan itu?
Bukankah ada kesenangan sendiri menikmati hujan sambil mengenang mu? haha
Bukankah ada kesenangan sendiri saat menikmati hujan ada pesan masuk dari mu? haha
Yak tapi itu hanya keinginan semata, padahal kau sedang menikmati hujan dengan cara tidur di balik selimut
Hey lihat lagit yg sudah mulai menampakkan matahari!
Akankah hujan ini kan reda? Dan kesenangan ini akan berakhir?
Tapi semoga hujan masih berpihak padaku
Jangan terburu-buru meninggalkan ku wahai kesenangan!
Hey lihat orang-orang lebih memilih bermalas-malasan di atas kasur
Sedangkan aku? Aku lebih memilih menemanimu hujan, karna aku begitu merindukan mu, tak kan ku sia-sia kan kau yg telah bersusah payah membasahi bumi pijakan ku ini
Akan kah kau lama menemaniku hujan? Akan kah kau setia disini? Atau kau sama saja? Hanya sekejap?
Tapi tak apa, tak ada dirimu mungkin matahari yg akan menemani ku
Walau hanya sekejap ku percaya ada pengganti lain..