Terima kasih, karma ~

Tuhan, karma itu terjadi
Aku mengalaminya kini
Karma ini sungguh menyakitkan ..

Aku bisa saja bertahan
Aku bisa saja berkata iklas
Tapi sejujurnya aku hancur
Aku mencoba berdiri di atas pecahan kehancuran ini

Ini bukan salah dia, juga bukan salah mereka
Takdir yg berkuasa disini
Dia yang mengatur jalan cerita ini
Sungguh aku tak mengerti
Sungguh sempurna cerita yang kau tulis Tuhan

Sejak aku mengetahui semuanya
Hati ku seketika tumbang, tumbang oleh hempasan rasa ini

Aku mencoba tertawa, tersenyum, dan iklas
Aku mencoba mengabaikannya
Aku mencoba untuk bertahan sendirian
Aku mencoba terlihat tegar
Tapi ternyata? Aku terjatuh, aku terpuruk sendirian
Aku sendirian

Ayah, Ibu
Apakah kalian tau, anak gadismu ini sedang menangis sendirian di atas secarik kertas?
Ayah, Ibu
Apakah kalian tau apa yang anak gadismu ini rasakan?
Ayah, Ibu
Dapatkah kalian memeluk ku sekarang?
Ayah, Ibu
Tau kah kalian siapa yang menyebabkan anakmu ini menangis?


Karma pasti terjadi
dan kini sedang terjadi
sedang menggerogoti separuh hidup ku ..
aku hanya dapat menikmati kesakitan ini

Kau tau teman ..
Ku rasa aku memang harus melepasnya
Ku harus benar-benar merelakannya
Merelakannya untukmu
Kau tau teman apa yang aku rasakan kini?
Kau tau aku sedang menangis?
atau kau tau aku membenci mu kini?
Tapi harus ku sadari, aku tak dapat berbuat apa-apa ..
Aku tau kau sedang berbunga-bunga
Tapi tidak kah kau ingat aku?

Lupakanlah, aku harus melepasnya ..

Walau aku akui aku belum siap
Aku akui aku marah
Aku akui aku sungguh kecewa
Tapi tak apa ..
Biarkan karma ini cepat berakhir

Tidak mudah untuk melupakannya
Dulu, setahun yang lalu, dia pengisi sebagian besar hariku, tapi kini? Dia tetap sama, mengisi hariku dengan bayangnya, dengan kenangan darinya ..

Kini aku harus mengikhlaskan mu ..

Postingan populer dari blog ini

Sedikit mengabaikan...

Sampah...

Untukmu, wahai wanita