Takdirkah?

Tak ada niatan lebih saat akan berkenalan dengan mu
Tak ada ambisi khusus untuk mendapatkan mu
Ku jalani semua layaknya selembar daun yang terbawa arus sungai
Tapi aku terlalu terlena akan belaian arus sungai, sampai-sampai aku lupa diri

Salahkah aku kini menginginkan mu?
Salahkah aku kini sedikit mengharapkan mu?
Salahkah aku kini menyukai mu?
Salahkah semua yang aku alami ini?


Takdirkah yang mengharuskan ku untuk mengalami sebuah "harapan palsu" ha?
Takdirkah yang mengharuskan ku mengenal kau? Mengenal kita ha?
Takdirkah yang mengharuskan ku melatih kesabaran ini saat menghadapi mu ha?
Atau ini memang rencana mu hei lelaki!

Kau pintar mengubah suasana hati ini
Kau pintar membuat ku kacau begini
Dan kau berhasil membuat ku begitu penasaran padamu!

Jujur aku belum memahami apa tujuan tersembunyi mu itu
Jujur sampai detik ini pun aku masih memikirkan mu
Aku memikirkan bagaimana cara menaklukkan mu

Aku lelah untuk terus mengalah dan bersabar
Tapi apa daya, rasa penasaran ini mengalahkan kelelahan ku

Postingan populer dari blog ini

Sedikit mengabaikan...

Sampah...

Untukmu, wahai wanita