Terimakasih ...

Kenapa aku begini?
Kenapa aku harus berlelah-lelah memikirkanmu?
Kenapa aku harus membasahi mata untukmu? Hanya karena memikirkanmu
Kenapa aku? Ada apa dengan diriku?
Bodohnya aku saat sadar kau telah mengabaikanku
Bodohnya aku saat sadar kau telah berpaling

Kamu dimana sekarang?
Aku disini hanya dapat berharap kau berbalik dan kembali padaku
Aku gusar memikirkanmu

Setelah kau berikan semuanya padaku, kau menghilang begitu saja ha?
Untuk apa semua ini jika kau tidak bersamaku?
Untuk apa semua ini jika kau malah berpaling?
Untuk apa hei!!!

Baiklah, aku sudah siap melepasmu
Aku tak pantas lagi mempertahankanmu
Aku pun tak cukup kuat untuk terus berdampingan denganmu jika begini
Aku akan melepasmu dan akan merelakan semuanya

Terimakasih telah mengisi hariku
Terimakasih telah membuatku tertawa, tersenyum dan kesal setiap harinya
Terimakasih atas kenangan yang telah kau berikan
Terimakasih atas sikap acuh dan perhatianmu itu
Terimakasih semua itu kau ciptakan dalam waktu sekitar 4 bulan
Terimakasih atas sekitar 4 bulan yang telah kau berikan hanya untukku
Terimakasih, berkat kamu lah aku mampu mengabaikannya

Dan terimakasih atas tangis yang telah kau ciptakan

Postingan populer dari blog ini

Sedikit mengabaikan...

Sampah...

Untukmu, wahai wanita